Polres Sanggau - Untuk memastikan kegiatan keagamaan berjalan lancar dan
aman, jajaran Polsek Entikong melaksanakan pengamanan Ibadah Minggu di Gereja
Katolik St. Fransiskus Asisi, Entikong, Kabupaten Sanggau, pada Minggu pagi, 20
Juli 2025. Pengamanan dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga selesainya
rangkaian ibadah sekitar pukul 09.30 WIB.
Tiga personel Polsek Entikong yang ditugaskan dalam kegiatan ini yakni Bripka
Tatak B.C., Bripda M. Angga, dan Bripda A. Ferdinan. Ketiganya berjaga di
sekitar lingkungan gereja dan berkoordinasi dengan pengurus gereja guna
memastikan seluruh kegiatan ibadah berjalan tertib dan kondusif.
Ibadah Minggu yang dipimpin oleh Pastor Flavianus Yosinarta, Pr, diikuti
oleh sekitar 200 jemaat yang hadir dari wilayah Kecamatan Entikong dan
sekitarnya. Prosesi ibadah berlangsung khusyuk, penuh keteduhan, dan mendapat
pengamanan penuh dari pihak kepolisian.
Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, SH, menjelaskan bahwa kehadiran
polisi dalam kegiatan ibadah merupakan wujud nyata pelayanan dan perlindungan
kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap warga merasa aman dalam menjalankan
keyakinannya. Pengamanan tempat ibadah menjadi komitmen kami untuk menjaga
suasana damai di wilayah Entikong,” ujarnya.
Menurutnya, pengamanan ini tidak hanya bertujuan mengantisipasi potensi
gangguan keamanan, tetapi juga untuk membangun rasa kepercayaan antara
masyarakat dan institusi Polri.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan menumbuhkan kenyamanan,
sehingga jemaat bisa beribadah tanpa rasa khawatir,” lanjutnya.
Ia juga menambahkan bahwa peran Polri tidak sebatas penegakan hukum,
namun juga menjadi mitra masyarakat dalam menjaga harmoni sosial, terutama di
wilayah perbatasan yang memiliki dinamika tersendiri.
“Entikong merupakan pintu gerbang negara yang memiliki keragaman
masyarakat. Menjaga keharmonisan dan toleransi menjadi tanggung jawab bersama.
Polri berkomitmen hadir dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, termasuk
kegiatan keagamaan,” tambah Kapolsek.
Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya gangguan atau
situasi yang mengganggu jalannya ibadah. Personel Polsek Entikong tetap siaga
hingga seluruh jemaat meninggalkan area gereja dengan tertib.
Dengan pengamanan yang optimal, Polsek Entikong berharap masyarakat
terus merasa dekat dengan Polri dan tidak segan untuk bekerja sama dalam
menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini sekaligus
menjadi refleksi dari kehadiran Polri sebagai pengayom masyarakat, tanpa
memandang latar belakang, agama, atau suku. Hadirnya polisi di tengah kegiatan
ibadah menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun kepercayaan dan kedamaian
di tengah masyarakat perbatasan. (Dny Ard / Hms Res Sgu)