Polres Sanggau - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan
nasional, Polsek Meliau kembali melakukan pengecekan perkembangan pada dua
lahan demplot jagung seluas total 2 hektare yang berada di wilayah Desa Sungai
Mayam, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan pengecekan berlangsung pada Rabu (30/7), dipimpin langsung oleh
Kapolsek Meliau AKP Supariyanto, S.H. bersama sejumlah personel Polsek.
Pengecekan dilakukan secara menyeluruh terhadap dua lahan demplot yang
masing-masing memiliki luas satu hektare. Fokus utama kegiatan adalah
memastikan pertumbuhan tanaman jagung berlangsung optimal dan sesuai target
yang telah direncanakan dalam program pemanfaatan lahan produktif oleh jajaran
Polri.
Pada Demplot I, tim Polsek Meliau melakukan pengamatan visual terhadap
perkembangan tanaman jagung. Selain mengecek kondisi daun dan batang, dilakukan
juga pengukuran ketinggian tanaman yang rata-rata telah mencapai 200 hingga 250
cm.
Beberapa tanaman bahkan telah mulai berbuah, menandakan pertumbuhan yang
cukup baik. Penyiraman manual turut dilakukan untuk menjaga kelembapan tanah.
Sementara itu, Demplot II yang usianya lebih muda juga mendapat
perhatian serius. Tim melaksanakan pembersihan gulma di sekitar tanaman jagung
guna menghindari persaingan hara serta mencegah hama. Pengukuran ketinggian
tanaman menunjukkan hasil rata-rata 70 hingga 100 cm.
Meski lebih rendah, kondisi tanaman dinyatakan sehat dan pertumbuhannya
sesuai dengan usia tanam saat ini, yaitu 34 hari setelah tanam (HST).
Laporan dari lapangan juga mencatat bahwa tanaman pada Demplot I telah
diberikan pemupukan menggunakan pupuk migo dan urea. Sedangkan untuk penanganan
hama, penyemprotan pestisida jenis Dangke direncanakan akan dilakukan pada sore
hari sebagai langkah preventif terhadap serangan ulat grayak yang berpotensi
merusak tanaman jagung.
Kapolsek Meliau AKP Supariyanto, S.H. menyatakan bahwa kegiatan ini
merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan
yang dicanangkan oleh pemerintah.
“Kami tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi
langsung dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah kami. Melalui pemanfaatan
lahan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri juga bisa menjadi mitra strategis
dalam sektor pertanian,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa lahan yang dikelola akan terus dipantau secara
berkala untuk memastikan hasil panen maksimal dan menjadi contoh bagi
masyarakat sekitar.
“Kami berharap upaya ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk
lebih produktif dalam mengelola lahan kosong menjadi sumber pangan yang
bermanfaat,” tegas Kapolsek.
Dengan pengecekan rutin dan
pendampingan intensif dari aparat, program demplot jagung oleh Polsek Meliau
diharapkan mampu menjadi bagian nyata dari kontribusi Polri dalam mewujudkan
swasembada pangan di Kabupaten Sanggau, khususnya di wilayah Kecamatan Meliau. (Dny
Ard / Hms Res Sgu)