Polres Sanggau - Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional
melalui optimalisasi lahan produktif, Polsek Tayan Hulu kembali melakukan
pengecekan dan pemantauan perkembangan dua lahan demonstrasi plot (demplot)
yang dikelola di wilayah Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Kegiatan ini
berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025.
Adapun pengecekan dilakukan di dua titik, yakni Demplot 1 dan Demplot 2
yang berlokasi di Dusun Moling, Desa Sosok. Berdasarkan hasil pemantauan,
tanaman jagung pada Demplot 1 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Tanaman yang berusia 64 hari tersebut telah memasuki fase pembungaan dan
sebagian besar telah menampakkan tongkol buah, menandakan pertumbuhan yang
sehat dan sesuai dengan target tanam.
Sementara itu, pada Demplot 2 yang baru berumur 24 hari, tanaman juga
menunjukkan pertumbuhan normal dengan tinggi tanaman berkisar antara 20 hingga
40 sentimeter. Petugas di lapangan turut melakukan penyiraman manual terhadap
seluruh tanaman di kedua demplot sebagai bagian dari pemeliharaan rutin.
Kapolsek Tayan Hulu, Iptu H. Phintor Hutajulu, yang turut memantau
langsung kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen
jajarannya dalam mendukung program nasional di bidang ketahanan pangan.
“Kami dari Polsek Tayan Hulu ingin memastikan bahwa seluruh tahapan
pemanfaatan lahan produktif berjalan optimal. Ini bukan sekadar program
simbolik, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap keberlanjutan pangan
di wilayah kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iptu Phintor Hutajulu menjelaskan bahwa program
pemanfaatan lahan ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga
sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan lahan
kosong untuk pertanian.
“Kami ingin program ini menjadi contoh bagi warga bahwa bertani bisa
dilakukan dengan pola yang tepat dan hasil yang maksimal, bahkan pada lahan
yang awalnya dianggap tidak produktif,” tambahnya.
Kegiatan pengecekan ini juga mencerminkan sinergi antara kepolisian dan
masyarakat dalam menjaga kemandirian pangan, terutama di tengah dinamika sosial
ekonomi yang terus berubah.
Dengan kontrol rutin dan dukungan penuh dari aparat, diharapkan hasil
panen mendatang dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal secara berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan
kondusif. Para petugas dan warga yang turut serta tetap menjalankan aktivitas
sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
Kegiatan ini menjadi bukti
bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan
aktif dalam pemberdayaan masyarakat. (Dny Ard / Hms Res Sgu)