Polres Sanggau - Suasana khusyuk mewarnai rangkaian ibadah Minggu umat
Kristiani di Kota Sanggau, Kalimantan Barat, pada Minggu (27/7/2025). Kehadiran
Pleton Siaga Regu VII Polres Sanggau di setiap rumah ibadah memastikan kegiatan
keagamaan berjalan tertib, aman, dan nyaman tanpa gangguan.
Pengamanan dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga seluruh kegiatan ibadah
selesai. Langkah ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal)
Pengamanan AKP Sutikno, S.Sos., M.A.P.
Di lokasi, petugas disebar secara taktis di pintu masuk, halaman gereja,
hingga titik-titik strategis lainnya yang berpotensi menjadi celah gangguan.
“Hari ini kami menurunkan sebanyak 25 Personil, dibagi dalam lima tim di
lima gereja berbeda. Fokus kami bukan hanya pada keamanan, tetapi memastikan
jemaat bisa beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar AKP Sutikno.
Gereja Paroki Katedral Hati Kudus Yesus di Jl. Jenderal Sudirman menjadi
salah satu pusat kegiatan terbesar hari itu. Misa dipimpin oleh Pastor Albert
Yance Pr. dan dibagi dalam dua sesi, dengan jumlah jemaat mencapai sekitar 450
orang. Pengamanan dikoordinasikan oleh Kasat Samapta AKP Heri Triyana, S.H.
bersama empat anggota, yang aktif mengatur lalu lintas jemaat dan kendaraan di
sekitar area gereja.
Sementara itu, di Gereja GKNI Antiokhia yang juga terletak di Jl.
Jenderal Sudirman, Ibadah dipimpin oleh Pdt. Yosef dengan tema “Kehidupan
Peperangan Rohani” dari Efesus 6:12–13. Sekitar 70 jemaat hadir dalam ibadah
yang berjalan tertib berkat pengamanan oleh Iptu Samas Sofyan dan tiga personel
lainnya.
Pengamanan serupa juga berlangsung di GPIB Maranatha di Jl. Ahmad Yani.
Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Cristina Arang Manik mengangkat tema “Panggilan
Menjadi Milik Kesayangan Tuhan” (Lukas 19:1–9) dan diikuti sekitar 60 jemaat.
Aiptu Eko Karyandi bersama empat anggotanya berjaga di beberapa titik, termasuk
akses masuk dan area parkir.
Gereja Pantekosta di Jl. Sutan Syahrir No. 1, Ilir Kota, juga menjadi
sasaran pengamanan oleh Regu VII. Sebanyak 80 jemaat mengikuti ibadah bertema “Hidup
Yang Diubahkan” (Efesus 4:23–24), yang dipimpin oleh Pdt. Edyson Siregar. Tiga
personel bersama Aiptu Yunian memastikan ibadah berlangsung tertib hingga
selesai.
Jumlah jemaat terbanyak hadir di Gereja Santa Maria Bunda Pengharapan,
yang berlokasi di Komplek Sabang Merah, Kelurahan Bunut. Sekitar 500 jemaat
mengikuti misa yang dipimpin oleh Pastor Rikardus Riyadi, OFM. Cap. Pengamanan
dikomandoi oleh Ipda M.S. Sofyan bersama empat anggota yang disiagakan di
titik-titik vital, termasuk area sakristi dan halaman gereja.
AKP Sutikno menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pengamanan dilaksanakan
sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan beragama dan perwujudan nyata dari
toleransi antarumat beragama.
“Polri hadir untuk semua golongan. Kegiatan ini bukan hanya rutinitas,
tetapi bagian dari komitmen kami menjaga kerukunan dan stabilitas wilayah hukum
Polres Sanggau,” tegasnya.
Dengan pelaksanaan pengamanan yang maksimal dan humanis, seluruh
rangkaian ibadah di lima gereja tersebut berjalan aman, tertib, dan penuh
kekhidmatan.
Polres Sanggau memastikan
bahwa pola pengamanan serupa akan terus dilakukan dalam setiap kegiatan
keagamaan, guna menjamin hak warga untuk beribadah dengan damai. (Dny Ard /
Hms Res Sgu)