Pontianak
- Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Kalimantan Barat menggelar Coaching
Clinic Fungsi Teknis Laboratorium Forensik Tahun Anggaran 2026 yang diikuti
oleh seluruh penyidik Polres jajaran dan Polda Kalbar.
Kegiatan
ini dilaksanakan selama dua hari (28-29 Januari) di Hotel Borneo Pontianak,
sebagai upaya peningkatan profesionalisme dan kualitas penyidikan berbasis
ilmiah.
Kegiatan
Coaching Clinic ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Laboratorium
Forensik Polda Kalbar, AKBP Admiral S.T, dan dihadiri oleh para penyidik dari
berbagai satuan fungsi di lingkungan Polda Kalbar dan Polres jajaran.
Dalam
kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait fungsi teknis
Laboratorium Forensik, pemahaman prosedur pemeriksaan forensik, serta
optimalisasi pemanfaatan hasil laboratorium forensik dalam mendukung proses
penyidikan perkara pidana.
Materi
disampaikan secara komprehensif melalui paparan, diskusi, dan studi kasus yang
relevan dengan tantangan penegakan hukum saat ini.
AKBP
Admiral S.T dalam sambutannya menegaskan bahwa peran Laboratorium Forensik
sangat strategis dalam pembuktian ilmiah suatu perkara, sehingga sinergi antara
penyidik dan Labfor harus terus diperkuat.
“Coaching
clinic ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para penyidik terhadap fungsi
teknis Laboratorium Forensik, agar setiap proses penyidikan dapat didukung oleh
pembuktian ilmiah yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara
hukum,” ujar AKBP Admiral S.T.
“Kami
berharap melalui kegiatan ini, para penyidik mampu memanfaatkan layanan Labfor
secara optimal sehingga penanganan perkara menjadi lebih profesional,
transparan, dan berkeadilan,” tambahnya.
Dengan
terselenggaranya Coaching Clinic ini, diharapkan seluruh penyidik Polda Kalbar
dan Polres jajaran semakin memahami mekanisme kerja Laboratorium Forensik serta
mampu mengintegrasikan hasil pemeriksaan forensik dalam setiap tahapan
penyidikan guna mendukung penegakan hukum yang presisi.


