Polres Sanggau - Tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan melakukan patroli
dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Sabang Merah,
Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Jumat (30/1/2026) sore.
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi cuaca panas yang
berpotensi memicu kebakaran lahan kosong.
Patroli tersebut melibatkan personel Samapta Polres Sanggau, BPBD
Kabupaten Sanggau, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran, Polsek Kapuas, serta
unsur TNI dari Yonif TP 833/BD Sanggau. Sinergi lintas sektor ini dilakukan
untuk memastikan pencegahan dan penanganan karhutla berjalan optimal.
Dalam pelaksanaan patroli, tim gabungan menemukan adanya titik api yang
masih menyala di lahan kosong kawasan Sabang Merah. Berdasarkan hasil
pengecekan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan
mencapai sekitar 0,2 hektare.
Menindaklanjuti temuan tersebut, seluruh unsur yang terlibat segera
melakukan pemadaman secara terpadu. Petugas berupaya melokalisir area terbakar
agar api tidak meluas, mengingat kondisi cuaca yang panas dan kering berpotensi
mempercepat rambatan api.
Selain pemadaman, tim juga melakukan pembasahan menyeluruh pada lahan
yang telah terbakar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar api
tidak kembali menyala dan memicu kebakaran lanjutan di wilayah sekitar.
Kasat Samapta Polres Sanggau, Iptu Supar, menyampaikan bahwa kecepatan
dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam pengendalian karhutla di
wilayah Kabupaten Sanggau. Menurutnya, patroli rutin merupakan bagian dari
strategi pencegahan sejak dini.
“Begitu ditemukan titik api, tim langsung bergerak cepat melakukan
pemadaman dan pembasahan. Kami tidak ingin api meluas karena selain merusak
lingkungan, juga berdampak pada kesehatan masyarakat,” ujarnya di lokasi
kegiatan.
Iptu Supar menambahkan bahwa patroli karhutla akan terus ditingkatkan,
terutama di wilayah-wilayah rawan kebakaran saat musim panas. Polres Sanggau
bersama seluruh unsur terkait berkomitmen menjaga wilayah tetap aman dari
ancaman karhutla.
Kegiatan patroli dan pemadaman ini berlangsung sejak pukul 16.00 WIB
hingga 17.30 WIB dan berjalan dengan aman serta terkendali. Tidak terdapat
korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan dalam peristiwa tersebut.
Polres Sanggau juga
mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Peran
aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mencegah terjadinya karhutla demi
menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan bersama. (Dny Ard / Humas Res
Sgu)



