Pontianak - Polda Kalbar menyatakan dukungan penuh terhadap program
Gerakan Polri ASRI yang diinisiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada awal Februari 2026. Program ini
bertujuan mewujudkan lingkungan kerja yang Aman, Sehat, Resik (Bersih), dan
Indah di lingkungan kepolisian, Selasa (17/2).
Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo Subianto
dalam menangani darurat sampah nasional serta mendorong budaya birokrasi yang
berkelanjutan melalui Gerakan Nasional Indonesia Asri.
Dalam implementasinya, terdapat sejumlah poin operasional utama.
Pertama, aturan satu jam pembersihan, di mana setiap personel Polri wajib
membersihkan area kerja selama satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan.
Kedua, kurvei mingguan, yakni kerja bakti minimal sekali dalam sepekan di
lingkungan markas komando dan sekitarnya.
Selain itu, akan diterapkan pula konsep Green Policing melalui penanaman
pohon, pengelolaan sampah yang lebih baik, pengurangan plastik sekali pakai,
serta penghematan energi. Polda Kalbar
juga membangun sinergi dengan masyarakat, dengan mengajak warga dan
instansi lain untuk membersihkan fasilitas umum dan tempat ibadah secara
berkala.
Kabidhumas Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa
Polda Kalbar siap menjalankan program tersebut secara konsisten di seluruh
satuan kerja.
“Gerakan Polri ASRI bukan hanya soal kebersihan lingkungan kerja, tetapi
juga membangun budaya disiplin, kepedulian lingkungan, dan keteladanan kepada
masyarakat, Polda Kalbar siap menjadi contoh dalam mewujudkan lingkungan yang
bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa
program ini sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang tidak hanya
menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam pelestarian
lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.


