Polres Sanggau - Dalam upaya memperkuat keimanan dan karakter humanis
personel, Polres Sanggau menggelar kegiatan Safari Dakwah dan Pembinaan Rohani
yang menghadirkan Ustadz KH Abdurohman Yusuf, Sabtu (28/2/2026) pagi. Kegiatan
berlangsung khidmat di Masjid Al-Hikmah Polres Sanggau, Jalan Jenderal
Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut diikuti langsung
oleh Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si., Wakapolres Sanggau Kompol
Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran,
perwira staf, serta seluruh personel Polres Sanggau yang beragama Islam.
Safari dakwah ini digelar sebagai bagian dari pembinaan mental dan
spiritual anggota kepolisian agar senantiasa memiliki fondasi keimanan yang
kuat dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Di tengah dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks, penguatan
nilai religius dinilai penting guna membentuk pribadi yang profesional
sekaligus berakhlak.
Dalam tausiyahnya, KH Abdurohman Yusuf menekankan pentingnya menjadikan
sholat sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban. Ia mengingatkan bahwa
pada Yaumul Hisab kelak, amalan pertama yang akan dihisab adalah kualitas
sholat seseorang.
“Jika sholatnya baik, maka seluruh amalnya akan dinilai baik. Namun jika
sholatnya buruk, maka amalan lainnya turut terpengaruh,” ujar KH Abdurohman
Yusuf di hadapan para personel.
Ia juga mengajak seluruh anggota Polri untuk memakmurkan masjid, tidak
hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang mempererat silaturahmi
dan membangun kekuatan moral.
Menurutnya, masjid harus menjadi pusat pembinaan
rohani yang menghadirkan ketenangan di tengah padatnya aktivitas kedinasan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar setiap personel menjalankan tugas
dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan amanah. Tugas pokok Polri, kata
dia, bukan sekadar kewajiban institusi, melainkan dapat menjadi ladang amal
dalam menggapai ridha Allah SWT.
KH Abdurohman Yusuf juga menyinggung dinamika yang berkembang di media
sosial, di mana institusi Polri kerap menjadi sorotan publik. Ia mengimbau agar
seluruh personel tetap istiqamah dalam berbuat baik dan tidak terpengaruh oleh
opini negatif.
“Sebarkan kebaikan dalam setiap tindakan. Jangan lelah berbuat baik
meskipun situasi di media sosial kadang tidak berpihak. Integritas dan
keikhlasan adalah benteng utama,” pesannya.
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono dalam sambutannya menyampaikan bahwa
kegiatan pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam membentuk karakter
personel yang profesional, modern, dan terpercaya.
Ia menegaskan bahwa kekuatan moral menjadi pondasi utama dalam
pelaksanaan tugas kepolisian.
“Sebagai anggota Polri, kita tidak hanya dituntut profesional secara
teknis, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual. Melalui kegiatan seperti
ini, kami berharap seluruh personel semakin meningkatkan keimanan, ketakwaan,
serta menghadirkan sikap humanis dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,”
tegas AKBP Sudarsono.
Menurutnya, pembinaan rohani yang konsisten akan berdampak langsung pada
kualitas pelayanan publik. Personel yang memiliki ketenangan batin dan
integritas, lanjutnya, akan lebih bijaksana dalam mengambil keputusan serta
lebih empati dalam menghadapi masyarakat.
Selama kegiatan
berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Safari Dakwah dan
Pembinaan Rohani ini menjadi refleksi komitmen Polres Sanggau dalam membangun
institusi yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga kokoh secara
spiritual. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



