Polres Sanggau - Kegiatan pengamanan pendistribusian bahan bakar minyak
(BBM) dilaksanakan oleh personel kepolisian di wilayah Kecamatan Meliau,
Kabupaten Sanggau, pada Selasa (24/3/2026) sejak pukul 08.00 WIB hingga
selesai.
Pengamanan ini difokuskan pada sejumlah titik distribusi, yakni SPBU
dan Pertashop, guna memastikan kelancaran serta keamanan masyarakat dalam
memperoleh BBM.
Pengamanan dilakukan di SPBU 66.785.04 Kompak Meliau yang berlokasi di
Dusun Kedondong, Kecamatan Meliau. Di lokasi tersebut, tersedia stok BBM jenis
Pertalite sebanyak 5.000 Liter dengan harga jual Rp10.000 per liter. Selain
itu, pengamanan juga dilakukan di Pertashop yang berada di Dusun Meliau Hilir,
Desa Meliau Hilir, dengan stok BBM jenis Pertamax sebanyak 5.000 Liter yang
dijual seharga Rp12.500 per liter.
Sejak pagi hari, aktivitas masyarakat yang hendak mengisi BBM terlihat
meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Lonjakan antrean kendaraan baik
roda dua maupun roda empat sempat terjadi di beberapa titik, sehingga
memerlukan perhatian khusus dari petugas di lapangan.
Melihat situasi tersebut, personel kepolisian langsung melakukan
pengaturan lalu lintas di sekitar area SPBU dan Pertashop. Langkah ini
dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kemacetan serta
mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas akibat kepadatan kendaraan.
Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga melakukan pemantauan langsung terhadap proses pendistribusian BBM guna memastikan tidak terjadi penyimpangan atau penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pengawasan ini menjadi bagian penting dalam menjaga distribusi BBM tetap tepat sasaran.
Kapolsek Meliau, Iptu Supar, dalam keterangannya menyampaikan bahwa
pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Ia
menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bertujuan untuk menciptakan rasa
aman serta memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh BBM dengan
tertib dan aman. Selain itu, kami juga mengantisipasi adanya potensi
penyalahgunaan distribusi BBM yang dapat merugikan masyarakat luas,” ujar Iptu
Supar.
Ia juga menambahkan bahwa meningkatnya antrean masyarakat merupakan hal
yang wajar, namun tetap perlu diatur dengan baik agar tidak menimbulkan
gangguan ketertiban umum. Oleh karena itu, sinergi antara petugas dan
masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Kegiatan pengamanan ini memiliki tujuan utama untuk memberikan rasa aman
dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan BBM sehari-hari. Selain
itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas distribusi energi di
wilayah Kecamatan Meliau agar tetap berjalan lancar.
Manfaat dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama
dalam hal kelancaran antrean, keamanan selama proses pengisian BBM, serta
terhindarnya potensi praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi.
Kehadiran polisi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat di tengah
meningkatnya kebutuhan BBM.
Selama kegiatan
berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau dalam keadaan aman, tertib,
dan terkendali. Kepolisian memastikan akan terus melakukan pengawasan secara
berkala guna menjaga stabilitas distribusi BBM serta mendukung aktivitas
masyarakat berjalan dengan lancar. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



