Jakarta - Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026 bersama jajaran
melaksanakan peninjauan langsung arus mudik di Bandara Internasional
Soekarno-Hatta, Kamis (19/3/2026). Peninjauan dilakukan di Terminal 1, 2, dan 3
guna memastikan kelancaran operasional serta kualitas pelayanan kepada
masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Brigjen Pol Tjahyono Saputro selaku Karo
PID Divhumas Polri yang dalam hal ini Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026,
Didampingi Brigjen Pol M. Ngajib, Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri
dalam hal ini selaku Kasatgas Preventif Ops Ketupat 2026 dan Kapolresta Bandara
Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek langsung kondisi arus
penumpang di masing-masing terminal, sekaligus memastikan kesiapan personel
dalam memberikan pelayanan dan pengamanan selama periode mudik. Selain itu,
jajaran juga meninjau posko pelayanan yang tersedia di tiap terminal.
Petugas turut memastikan bahwa fasilitas pendukung di posko sangat baik
berjalan optimal, termasuk sistem pusat data yang mampu menyajikan informasi
secara cepat dan akurat guna mendukung pengambilan keputusan di lapangan. Hal
ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus mudik serta
meningkatkan respons terhadap potensi gangguan.
Tidak hanya itu, rombongan juga berinteraksi langsung dengan para
penumpang untuk menyerap aspirasi serta memastikan bahwa pelayanan yang
diberikan oleh petugas, baik dari Kepolisian maupun stakeholder terkait,
berjalan dengan baik dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Brigjen Pol Tjahyono Saputro menyampaikan bahwa secara umum kondisi arus
mudik di Bandara Soekarno-Hatta berjalan lancar dan terkendali.
“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan kami di Terminal 1, 2, dan 3, arus
mudik berjalan dengan baik. Tercatat sekitar 191 ribu penumpang telah
diberangkatkan melalui kurang lebih 1.200 penerbangan. Pelayanan yang diberikan
petugas juga sudah cukup optimal sehingga masyarakat dapat terlayani dengan
baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi layanan yang dihadirkan, termasuk
dukungan mobil antar terminal bagi penumpang yang membutuhkan.
“Ini menjadi bentuk pelayanan tambahan yang sangat membantu masyarakat,
khususnya bagi penumpang yang harus berpindah terminal. Kami melihat ini
mendapat respons positif dari masyarakat,” tambahnya.
Polri berharap seluruh rangkaian Operasi Ketupat 2026, khususnya di
sektor transportasi udara, dapat terus berjalan aman dan lancar hingga akhir
masa operasi.
“Mudah-mudahan sampai dengan selesainya operasi ini, seluruh pelayanan
penerbangan dapat berjalan dengan baik, sehingga masyarakat bisa melaksanakan
mudik dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” tutupnya.
Mudik Aman, Keluarga Bahagia


