Polres Sanggau - Polres
Sanggau melakukan pengecekan kesiapan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos
Terpadu dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat di wilayah Kecamatan
Entikong, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret
2025 sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai sebagai bagian dari upaya
memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang arus
mudik Lebaran.
Pengecekan ini dipimpin langsung
oleh Kabag Ops Polres Sanggau AKP P.S.C. Kusuma Wibawa, S.H., bersama sejumlah
pejabat utama Polres Sanggau. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Log
Polres Sanggau AKP Suwanto, S.H., Kasat Lantas Polres Sanggau Iptu Andiet Tri
Hatmojo, serta Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H.
Kegiatan tersebut difokuskan pada
pemeriksaan kesiapan sarana dan prasarana pos pengamanan serta kesiapan
personel yang bertugas di lapangan. Selain itu, tim juga meninjau langsung
fasilitas pelayanan yang disediakan bagi masyarakat, khususnya para pemudik
yang melintas di kawasan perbatasan Entikong yang merupakan salah satu jalur
strategis.
Dalam keterangannya, Kabag Ops
Polres Sanggau AKP P.S.C. Kusuma Wibawa menegaskan bahwa pengecekan ini
dilakukan untuk memastikan seluruh pos Operasi Ketupat dapat berfungsi secara
optimal dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa koordinasi
antarinstansi menjadi kunci utama dalam keberhasilan pengamanan selama periode
mudik Lebaran.
“Kami ingin memastikan seluruh
pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu siap beroperasi secara maksimal.
Pos-pos ini bukan hanya tempat pengamanan, tetapi juga pusat pelayanan bagi
masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik,” ujar AKP Kusuma
Wibawa.
Menurutnya, Operasi Ketupat tahun
ini mengedepankan pendekatan yang lebih proaktif dan humanis. Personel yang
bertugas di lapangan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah,
dan responsif terhadap setiap kebutuhan masyarakat yang melintas di wilayah
perbatasan tersebut.
Pos pelayanan terpadu dalam
Operasi Ketupat 2026 juga dirancang dengan pendekatan berbasis data dan
teknologi guna memantau arus lalu lintas secara lebih efektif. Sistem
koordinasi yang terintegrasi diharapkan dapat membantu petugas dalam
mengantisipasi potensi kemacetan maupun gangguan keamanan selama periode mudik.
Selain itu, pos-pos tersebut
diisi oleh personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, hingga
Pemerintah Daerah seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta
instansi terkait lainnya.
Kolaborasi lintas sektor ini
bertujuan memberikan pelayanan yang lebih lengkap dan responsif kepada
masyarakat.
Kehadiran pos pengamanan dan
pelayanan juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, seperti layanan
kesehatan, informasi jalur mudik, bantuan keamanan, hingga tempat beristirahat
bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh.
Selama kegiatan pengecekan
berlangsung, situasi di seluruh pos pengamanan dan pelayanan di wilayah
Kecamatan Entikong terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Polres
Sanggau berharap keberadaan pos-pos tersebut mampu memberikan rasa aman
sekaligus memastikan kelancaran arus mudik Lebaran bagi masyarakat yang
melintas di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia tersebut. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



