Polres Sanggau - Polres Sanggau terus memastikan situasi keamanan
dan ketertiban masyarakat tetap terjaga setelah berakhirnya rangkaian Gawai
Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau Tahun 2026. Komitmen tersebut
diwujudkan melalui kegiatan pengamanan pasca acara yang dilaksanakan di kawasan
Rumah Betang Dori’ Mpulor, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten
Sanggau, Jumat (10/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB.
Pengamanan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPDA Dedi Siamtoro
dengan melibatkan personel Polres Sanggau bersama Polsek Kapuas yang tergabung
dalam Surat Perintah Kapolres Sanggau tentang Pengamanan Persiapan, Ritual
Adat, Pelaksanaan, hingga Pasca Kegiatan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII
Tahun 2026.
Sebelum melaksanakan tugas di lapangan, seluruh personel mengikuti apel
kesiapan yang dipimpin langsung oleh IPDA Dedi Siamtoro.
Dalam apel tersebut, personel diberikan arahan agar tetap mengedepankan
profesionalisme, kewaspadaan, serta pelayanan yang humanis dalam melaksanakan
patroli dan pengamanan di sekitar lokasi kegiatan.
Usai apel, personel langsung melakukan patroli dan monitoring di kawasan
Rumah Betang Dori’ Mpulor, termasuk menyisir area stand pelaku Usaha Mikro,
Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sebelumnya menjadi pusat aktivitas masyarakat
selama pelaksanaan Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII.
Hasil patroli menunjukkan seluruh kontingen dari berbagai kecamatan di
Kabupaten Sanggau telah kembali ke wilayah masing-masing. Selain itu, para
pelaku UMKM juga telah menyelesaikan aktivitasnya dan meninggalkan lokasi acara
sehingga kawasan Rumah Betang kembali dalam kondisi tertib dan terkendali.
Selama pelaksanaan patroli dan monitoring, personel kepolisian tidak
menemukan adanya gangguan keamanan maupun potensi kerawanan yang dapat
mengganggu situasi kamtibmas. Seluruh rangkaian pengamanan berlangsung aman,
lancar, dan kondusif hingga kegiatan dinyatakan selesai.
Padal Pengamanan IPDA Dedi Siamtoro mengatakan bahwa pengamanan pasca
kegiatan merupakan bagian penting dari rangkaian operasi kepolisian untuk
memastikan seluruh aktivitas masyarakat benar-benar berakhir dengan aman serta
tidak menyisakan potensi gangguan keamanan di lokasi kegiatan.
“Pengamanan tidak berhenti ketika acara selesai. Kami memastikan seluruh
peserta, kontingen, pedagang, maupun masyarakat telah meninggalkan lokasi
dengan aman. Patroli pasca kegiatan merupakan langkah preventif untuk menjamin
situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pengamanan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi
XXII merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, panitia
penyelenggara, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama
menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan budaya tahunan tersebut.
Melalui pengamanan yang dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari tahap
persiapan, pelaksanaan, hingga pasca kegiatan, Polres Sanggau kembali
menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan
terbaik kepada masyarakat.
Kehadiran personel di
lapangan menjadi wujud nyata Polri Presisi dalam mendukung setiap agenda budaya
agar berlangsung aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat
Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



