Polres Sanggau - Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K.,
M.H., terus memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya
menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan negara. Melalui kunjungan
kerja dan silaturahmi ke Kecamatan Entikong pada Rabu, 5 Agustus 2026, Kapolres
bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Sanggau menyambangi sejumlah instansi
strategis yang memiliki peran penting dalam pengamanan perbatasan
Indonesia–Malaysia.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda awal Kapolres Sanggau sejak
menjabat untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi yang lebih
erat dengan seluruh pemangku kepentingan di kawasan perbatasan. Selain
memperkuat hubungan kelembagaan, kunjungan ini juga menjadi momentum menyerap
berbagai aspirasi, informasi, dan masukan terkait kondisi keamanan serta
tantangan yang dihadapi di wilayah Entikong.
Rombongan Kapolres tiba di Mapolsek Entikong sekitar pukul 11.30 WIB dan
disambut langsung Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., bersama
Wakapolsek Iptu Pintor Hutajulu serta para kanit dan panit. Dalam kesempatan
tersebut, Kapolres memberikan arahan kepada seluruh personel Polsek Entikong
agar terus meningkatkan profesionalisme, soliditas internal, serta kualitas
pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan yang memiliki
karakteristik tersendiri.
Dalam arahannya, AKBP Kadek Ary Mahardika menekankan bahwa wilayah
perbatasan merupakan etalase negara sehingga seluruh personel Polri harus mampu
menghadirkan rasa aman, pelayanan yang cepat, dan penegakan hukum yang
profesional. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta
memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait.
Usai memberikan arahan kepada personel, rombongan melanjutkan kunjungan
ke Pos Komando Taktis (Kotis) Gabungan Satgas Pengamanan Perbatasan RI–Malaysia
dan diterima oleh Dankima Lettu Rofiq. Pertemuan berlangsung hangat dengan
pembahasan mengenai penguatan sinergi pengamanan wilayah perbatasan serta
pertukaran informasi dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan.
Dalam dialog tersebut, kedua institusi sepakat bahwa komunikasi yang
cepat dan koordinasi yang berkesinambungan menjadi faktor penting dalam
mencegah tindak pidana lintas batas, menjaga stabilitas keamanan, serta
memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat yang bermukim di kawasan
perbatasan.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan
Tumbuhan Entikong. Kapolres beserta rombongan diterima oleh Swit Siney.
Pertemuan membahas pentingnya pengawasan terhadap lalu lintas komoditas
antarnegara, khususnya produk hewan, ikan, tumbuhan, dan satwa yang dilindungi
agar tidak terjadi pelanggaran terhadap ketentuan karantina maupun perdagangan
ilegal.
Selanjutnya, Kapolres mengunjungi Kantor Bea Cukai Entikong dan diterima
oleh Rudy Hendro. Dalam pertemuan tersebut dibahas kondisi pelayanan ekspor,
pengawasan barang lintas negara, serta berbagai potensi kerawanan seperti
penyelundupan narkotika, barang ilegal, hingga aktivitas melalui jalur-jalur
tidak resmi yang memerlukan pengawasan bersama.
Kapolres juga melakukan silaturahmi ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI
Entikong dan diterima langsung Kepala Kantor Imigrasi Fitra Isari, A.Md.Im.,
S.H., M.H. Pertemuan tersebut membahas pengawasan lalu lintas orang,
pelaksanaan tugas Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), pengelolaan deportasi
warga negara Indonesia maupun asing, serta pentingnya koordinasi antarlembaga
dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan.
Rangkaian kunjungan ditutup di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong
yang merupakan gerbang utama keluar masuk masyarakat antara Indonesia dan
Malaysia. Kapolres bersama rombongan melakukan peninjauan area pelayanan,
pemeriksaan dokumen pelintas, serta melihat langsung mekanisme kerja berbagai
instansi yang bertugas di kawasan perbatasan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres meninjau area netral PLBN serta
berdialog dengan petugas mengenai sistem pelayanan kepada masyarakat. Ia
menilai sinergi antarlembaga menjadi faktor utama dalam mewujudkan pelayanan
lintas batas yang aman, tertib, efektif, dan tetap mengedepankan aspek keamanan
negara.
Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika mengatakan bahwa seluruh
instansi di kawasan perbatasan memiliki peran strategis yang saling melengkapi.
Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik harus terus dijaga agar
setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
“Perbatasan merupakan wajah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, seluruh instansi harus berjalan seiring dalam menjaga keamanan, kelancaran pelayanan, serta melindungi kepentingan masyarakat. Polres Sanggau berkomitmen membangun sinergi yang kuat, saling berbagi informasi, dan menghadirkan pelayanan yang profesional serta humanis bagi masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan kawasan perbatasan
tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kolaborasi yang
solid antara Polri, TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, pengelola PLBN, dan
seluruh pemangku kepentingan agar setiap tantangan, termasuk penyelundupan,
narkotika, perdagangan ilegal, maupun kejahatan lintas negara dapat ditangani
secara efektif.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Polres Sanggau berharap hubungan
kemitraan yang telah terjalin semakin kuat sehingga koordinasi operasional di
lapangan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terpadu. Sinergitas yang baik
juga diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman,
kondusif, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan negara
di kawasan perbatasan.
Kegiatan kunjungan kerja
dan silaturahmi berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh suasana keakraban.
Semangat kebersamaan yang dibangun dalam agenda tersebut menjadi fondasi
penting untuk memperkuat pengamanan wilayah perbatasan sekaligus mendukung pembangunan
nasional melalui tata kelola perbatasan yang semakin profesional, modern, dan
terintegrasi. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



