Polres Sanggau - Kepedulian
terhadap kesehatan masyarakat di tengah ancaman dampak kebakaran hutan dan
lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Meliau. Selasa, 15 September
2026, personel Polsek Meliau turun langsung ke sejumlah titik aktivitas
masyarakat di sekitar Kota Meliau untuk membagikan masker kepada warga dan
pengguna jalan.
Kegiatan tersebut berlangsung di
kawasan Dusun Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. Aksi pembagian
masker dipimpin langsung Kapolsek Meliau Iptu Supar bersama personel Polsek
Meliau dengan menyasar masyarakat yang beraktivitas di Pasar Meliau serta para
pengendara yang melintas di jalan raya utama Kecamatan Meliau.
Sebanyak 150 masker atau tiga
kotak dibagikan dalam kegiatan tersebut. Masker diberikan secara langsung
kepada masyarakat sebagai langkah preventif untuk membantu mengurangi paparan
asap dan partikel udara, sekaligus meningkatkan kesadaran warga agar tetap
memperhatikan kesehatan ketika beraktivitas di luar ruangan.
Kapolsek Meliau Iptu Supar
mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap
masyarakat sekaligus bagian dari upaya menghadapi dampak yang dapat ditimbulkan
oleh karhutla. Menurutnya, masyarakat yang menjalankan aktivitas di ruang
terbuka perlu mendapatkan perhatian, terlebih ketika kondisi udara berpotensi
dipengaruhi asap kebakaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat
tetap mendapatkan perlindungan selama beraktivitas. Masker ini merupakan salah
satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan asap. Yang
lebih penting, kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya
karhutla,” ujarnya.
Pasar Meliau menjadi salah satu
sasaran karena kawasan tersebut merupakan pusat aktivitas warga. Petugas
membagikan masker kepada pedagang maupun masyarakat yang sedang beraktivitas,
sementara pengguna kendaraan yang melintas di jalan utama Kecamatan Meliau juga
menjadi bagian dari sasaran kegiatan.
Selain membagikan masker,
personel Polsek Meliau memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan
masyarakat agar menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi
kebakaran hutan dan lahan. Warga juga didorong untuk segera menyampaikan informasi
kepada petugas apabila melihat titik api maupun kepulan asap yang mencurigakan.
Iptu Supar menegaskan bahwa
penanganan dampak karhutla tidak dapat hanya mengandalkan petugas di lapangan.
Peran masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam mencegah munculnya sumber
api dan memberikan informasi secara cepat
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak
melakukan pembakaran lahan. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan dampak
yang lebih besar bagi lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat,”
katanya.
Kegiatan pembagian masker
tersebut merupakan bagian dari dukungan Polsek Meliau terhadap pelaksanaan
Operasi Aman Nusa II Tahun 2026, sekaligus sebagai respons terhadap Status
Tanggap Darurat Penanganan Bencana Asap Akibat Karhutla yang telah diputuskan oleh
Gubernur Kalimantan Barat. Langkah tersebut menunjukkan upaya kepolisian dalam
mengedepankan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat selama situasi
darurat.
Melalui
kegiatan tersebut, Polsek Meliau berharap kesadaran masyarakat terhadap
pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mencegah karhutla semakin meningkat.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menekan risiko
kebakaran, meminimalkan dampak asap, serta menjaga aktivitas warga tetap
berjalan dengan aman dan sehat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



