Polres Sanggau - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di
tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
diwujudkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Toba bersama PT
Antam Tbk Unit Tayan.
Sebanyak 2.000 masker gratis dibagikan kepada masyarakat yang melintas
di Jalan Raya Trans Kalimantan, simpang empat Dusun Teraju Barat, Desa Teraju,
Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.20 WIB dengan menyasar pengendara
maupun masyarakat yang melintas di jalur utama Trans Kalimantan. Pembagian
masker dilakukan sebagai langkah preventif untuk membantu masyarakat mengurangi
paparan asap dan partikel di udara, khususnya saat beraktivitas di luar rumah.
Aksi tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Sekretaris
Kecamatan Toba yang mewakili Camat Toba, Kapolsek Toba Iptu Arnold Rocky
Montolalu, S.H., M.H., personel Koramil Toba, tim CSR PT Antam Tbk, staf
Kecamatan Toba, personel Polsek Toba, serta Kepala Desa Teraju bersama
perangkatnya.
Kapolsek Toba mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian
bersama terhadap masyarakat yang tetap harus menjalankan aktivitas di tengah
kondisi udara yang terdampak kabut asap. Menurutnya, langkah sederhana seperti
penggunaan masker dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tetap
mendapatkan perlindungan, terutama ketika kondisi udara kurang baik akibat
kabut asap. Pembagian masker ini memang sederhana, tetapi merupakan bentuk
kepedulian dan langkah preventif yang dapat dilakukan bersama,” ujar Iptu
Arnold Rocky Montolalu.
Ia menambahkan, penanganan dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan
upaya pemadaman api, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan keselamatan
masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri,
pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat dinilai penting untuk menghadapi
dampak yang ditimbulkan karhutla.
“Kita berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan
lingkungan. Selain menggunakan masker saat berada di luar rumah, masyarakat
juga kami imbau untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan
lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api,” katanya.
Kolaborasi Forkopincam Toba dengan PT Antam Tbk Unit Tayan tersebut
sekaligus menunjukkan peran dunia usaha dalam mendukung upaya perlindungan
masyarakat di wilayah terdampak karhutla.
Bantuan 2.000 masker diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi
warga, khususnya pengguna Jalan Raya Trans Kalimantan yang memiliki mobilitas
tinggi.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari
masyarakat yang menerima masker secara langsung. Selain memberikan perlindungan
saat beraktivitas, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengingatkan
masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan
terhadap potensi karhutla.
Melalui kolaborasi
tersebut, Forkopincam Toba bersama PT Antam Tbk menegaskan komitmen untuk terus
hadir memberikan dukungan kepada masyarakat. Upaya pencegahan dan penanganan
karhutla diharapkan tidak hanya berorientasi pada pengendalian api, tetapi juga
memastikan kesehatan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap menjadi
perhatian bersama. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



