Polres Sanggau - Dukung ketahanan pangan terus dilakukan Polsek
Parindu bersama masyarakat, meski kondisi kemarau memberikan tantangan terhadap
sektor pertanian. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan panen jagung hibrida di
lahan kelompok tani (Poktan) binaan Polsek Parindu, Desa Suka Mulya, Kecamatan
Parindu, Kabupaten Sanggau, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan panen yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dihadiri
Kapolsek Parindu AKP Sutono bersama sejumlah personel serta Ketua Poktan binaan
Polsek Parindu di Desa Suka Mulya, Sukaryono. Panen menjadi bagian dari
pendampingan pertanian yang dilakukan kepolisian bersama kelompok tani dalam
mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Parindu.
Jagung hibrida yang dipanen merupakan hasil penanaman yang dilakukan
pada Senin, 18 Mei 2026. Tanaman tersebut dibudidayakan di atas lahan seluas
kurang lebih dua hektare yang dikelola oleh Poktan binaan Polsek Parindu.
Dalam pelaksanaan panen, kelompok tani bersama personel Polsek Parindu
berhasil mengumpulkan hasil sekitar 600 Kilogram jagung. Hasil tersebut
kemudian menjadi bahan evaluasi terhadap proses budidaya yang telah dilakukan
sekaligus gambaran mengenai kondisi pertanian masyarakat di tengah
berlangsungnya musim kemarau.
Panen kali ini tidak dilakukan melalui sistem ubinan karena lahan
tersebut masuk dalam kategori mengalami gagal panen. Kondisi tersebut
dipengaruhi kekeringan yang melanda wilayah Kecamatan Parindu dan sekitarnya
sepanjang akhir Juni hingga September 2026, sehingga berdampak terhadap
pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung.
Kapolsek Parindu mengungkapkan kondisi cuaca menjadi salah satu
tantangan yang harus dihadapi para petani dalam menjalankan kegiatan pertanian.
Menurutnya, hasil panen yang belum maksimal tidak seharusnya mengurangi
semangat masyarakat untuk terus mengembangkan lahan produktif dan melakukan
evaluasi terhadap pola budidaya.
“Musim kemarau tahun ini memberikan tantangan tersendiri bagi petani,
termasuk pada tanaman jagung yang kita panen hari ini. Meskipun hasilnya belum
sesuai harapan, kegiatan ini tetap menjadi pengalaman penting untuk
mengevaluasi proses budidaya dan mencari langkah yang lebih baik pada penanaman
berikutnya,” ujar AKP Sutono.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Polsek Parindu dalam kegiatan pertanian
merupakan bagian dari upaya membangun sinergi dengan masyarakat. Pendampingan
diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan penanaman dan panen, tetapi juga
mendorong kelompok tani untuk tetap produktif serta mampu menyesuaikan kegiatan
pertanian dengan kondisi lahan dan cuaca.
“Kami akan terus mendampingi masyarakat dan kelompok tani dalam kegiatan
yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Apa yang dilakukan hari ini merupakan
proses yang harus terus dijaga. Setiap hasil panen, termasuk ketika menghadapi
kendala, menjadi pembelajaran agar pengelolaan pertanian ke depan semakin
baik,” kata AKP Sutono.
Kegiatan panen jagung
hibrida tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada
pangan dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Di tengah tantangan musim
kemarau, kolaborasi antara kepolisian dan kelompok tani diharapkan tetap
terjaga sehingga pemanfaatan lahan produktif dapat terus berjalan dan
memberikan manfaat bagi masyarakat di Kecamatan Parindu. (Dny Ard / Humas
Res Sgu)



