Polres Sanggau - Sebanyak 550
kilogram atau 0,55 ton Jagung Pipil Kering (JPK) hasil program ketahanan pangan
Polsek Toba Polres Sanggau dikirim ke Perum Bulog Cabang Sanggau, Kamis
(15/10/2026). Pengiriman dilakukan melalui Koperasi Sono Agung Jaya (SAJ)
sebagai bagian dari proses penyaluran hasil produksi jagung.
Sebelum diterima Bulog Cabang
Sanggau, JPK terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kualitas untuk memastikan
hasil panen memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Pemeriksaan tersebut
meliputi kadar air dan kandungan aflatoksin pada jagung yang akan diserahkan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan
kadar air JPK berada pada angka 12,3 persen, sedangkan kandungan aflatoksin
tercatat 0 PPB. Berdasarkan hasil pengecekan tersebut, sebanyak 550 kilogram
JPK dinyatakan memenuhi persyaratan untuk diterima oleh Bulog Cabang Sanggau.
JPK tersebut selanjutnya dibeli
Bulog Cabang Sanggau dengan harga Rp6.400 per kilogram. Dengan jumlah
pengiriman mencapai 550 kilogram, hasil produksi tersebut menjadi bagian dari
kontribusi program ketahanan pangan di tingkat kewilayahan sekaligus membuka
akses penyerapan hasil pertanian melalui jalur resmi.
Proses pembelian tersebut
dilakukan melalui Koperasi Sono Agung Jaya. Sementara itu, Purchase Order (PO)
pembelian dari Bulog Cabang Sanggau masih dalam proses dan selanjutnya akan
dikirimkan kepada pihak Koperasi SAJ sebagai bagian dari kelengkapan administrasi
penyerapan hasil produksi.
Kapolsek Toba Iptu Arnold Rocky
Montolalu, S.H., M.H., mengatakan pengiriman JPK ke Bulog merupakan salah satu
bentuk nyata dari rangkaian program ketahanan pangan yang tidak berhenti pada
tahap penanaman dan panen. Menurutnya, penyerapan hasil produksi menjadi bagian
penting agar hasil pertanian memiliki kepastian penyaluran.
“Yang kami dorong bukan hanya
bagaimana jagung dapat ditanam dan dipanen, tetapi juga bagaimana hasilnya
dapat terserap melalui mekanisme yang baik. Pemeriksaan kualitas sebelum
pengiriman menjadi bagian penting untuk memastikan hasil produksi memenuhi standar
yang dipersyaratkan,” terangnya.
Iptu Arnold Rocky Montolalu
menambahkan, hasil pemeriksaan dengan kadar air 12,3 persen dan aflatoksin 0
PPB menjadi indikator bahwa JPK yang dikirim memiliki kualitas sesuai
persyaratan yang ditetapkan. Sinergi dengan koperasi dan Bulog diharapkan dapat
terus berjalan sehingga hasil produksi dari program ketahanan pangan dapat
terserap secara optimal.
Setelah proses penerimaan, JPK
Polsek Toba seberat 550 kilogram tersebut selanjutnya disimpan di Gudang Bulog
Cabang Sanggau. Penyimpanan dilakukan setelah seluruh tahapan pemeriksaan dan
proses penyerahan hasil produksi dilaksanakan.
Pengiriman
JPK tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat mata rantai ketahanan pangan,
mulai dari budidaya, pemeliharaan, panen, pemeriksaan kualitas hingga
penyerapan hasil produksi. Polsek Toba berharap sinergi bersama koperasi dan
Bulog dapat terus ditingkatkan sehingga program ketahanan pangan memberikan
manfaat nyata serta mendukung ketersediaan pangan di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



