Polda Kalbar - Polres Sanggau - Setiap
terjadi bencana alam pada umumnya sangat berdampak negatif, selain menimbulkan
korban jiwa, luka, wabah penyakit, kerugian materi, harta benda, bahkan
meninggalkan bekas kerusakan baik alam maupun infrastruktur,pada suatu wilayah
yang mengalami bencana alam. Lebih parahnya lagi bila bencana alam tersebut
meninggalkan suatu kenangan pahit yang tidak dapat dilupakan.
Sudah tiga hari Kecamatan Meliau secara berturut-turut
diguyur hujan, abrasi ditepian bibir Sungai Kapuas secara umum dan Sungai Kuala
Buayan pada khususnya, perambatan pasir di aliran Sungai Kuala Buayan,
penumpukan sampah dedaunan dan pepohonan serta sampah rumah tangga yang sulit
untuk terurai secara alami menyebabkan aliran anak-anak sungai Kuala Buayan dan
Sungai Kuala Buayan menjadi tersumbat, tidak lancar, dan tidak dapat menampung
debit air secara maksimal sehingga hal tersebut dapat menimbulkan potensi
bencana alam yang cukup tinggi, khususnya banjir dan tanah longsor.
Kali ini pihak Kepolisian dari Polsek Meliau, beserta
Kecamatan Meliau, Koramil Meliau, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kabupaten Sanggau tidak mau tinggal diam dan berpangku tangan saja
melihat warga masyarakatnya yang ditimpa bencana banjir bandang. Dengan penuh
kesigapan, rasa tulus, dan ikhlas yang didasari rasa kemanusiaan. Unsur Muspika
Kecamatan Meliau (dalam hal ini Kecamatan Meliau, Polsek Meliau, dan Koramil
Meliau) beserta pihak Pemerintah Kabupaten Sanggau yang ditangani secara
langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau
secara bersinergi terjun langsung ke lokasi bencana banjir bandang.
Sinergitas Polri dalam hal ini Polsek Meliau dengan
Pemerintah Kabupaten Sanggau, Kecamatan Meliau dan Koramil Meliau dalam
menyalurkan bantuan logistik kepada warga masyarakatnya yang menjadi korban
bencana banjir kali ini dapat diancungkan jempol. Dengan penuh kekompakan dan
kerja sama yang baik, bantuan logistik yang disediakan oleh Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, berupa mie instan
sebanyak 50 dus, air minum mineral (Aqua gelas) sebanyak 50 dus, selimut 3 buah
(simbolis), perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, dan alat tulis sebanyak 3
set (simbolis), gula pasir sebanyak 20 plastik / 20 Kg, kopi bubuk sebanyak 10
bungkus / 3 Kg, dan teh celup sebanyak 3 kotak besar akhirnya dapat sampai ke
tempat tujuan dengan cepat dan tepat, yakni posko siaga banjir di Dusun
Sengkuang Daok Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau.
Dengan penuh harapan dan kegembiraan yang terpancar dari wajah
warga masyarakat Dusun Sengkuang Daok yang menjadi korban bencana banjir pada
saat mereka menyambut kedatangan tim bencana banjir (BPBD Kabupaten Sanggau,
Polsek Meliau, Koramil Meliau, dan Kecamtan Meliau). Dengan penuh kekompakan
dan kerjasama yang baik antar sesama di dalam tim, barang-barang bantuan
logistik tersebut diangkut secara manual dari perahu boat menuju posko siaga
banjir. Dihadapan para warga masyarakat Dusun Sengkuang Daok yang menjadi
korban bencana banjir, Kanit Binmas Polsek Meliau yakni Bripka Harsono menyampaikan
kepada warga, "Kali ini kita kedatangan tamu dari Pemerintah
Kabupaten Sanggau yang mana dalam hal ini ditangani secara langsung oleh Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau dan dalam hal ini BPBD
Kabupaten Sanggau dipimpin oleh Bapak Vicky Ludovicus, S.T, M.T. Selaku
Kabid Kedaruratan dan Logistok BPBD Kabupaten Sanggau. Kondisi kesehatan beliau
pada saat ini kurang sehat, namun beliau masih berusaha semaksimal mungkin
untuk turun secara langsung melihat kedaan kita saat ini dan membantu korban
bencana banjir, oleh karenanya mari kita hargai usaha beliau selaku pihak
Pemerintah Kabupaten Sanggau yang telah bersusah payah dan sudi untuk datang ke
Dusun Sengkuang Daok". Tegas Bripka Harsono dengan penuh harapan
kepada warga masyarakat.
Selanjutnya Brigadir Hemi Khoirul Anam selaku
Bhabinkamtibmas Desa Kuala Buayan menuturkan kepada warga masyarakat yang
menjadi korban bencana banjir bahwa, "Berdasarkan informasi
yang saya dapat dari Bapak Camat Meliau dan rekan saya Brigadir Febri Selaku
Bhabinkamtibmas Desa Pampang Dua dan Kuala Rosan, bahwasanya Desa Pampang Dua
dan Kuala Rosan pada saat ini juga sedang ditimpa musibah seperti kita dan
lebih parah dari pada keadaan kita disini, mohon kiranya bapak-bapak, ibu-ibu,
dan saudara-saudari sekalian selaku warga Desa Binaan saya sudi kiranya
membagikan sebagian bantuan logistik kepada saudara-saudara kita di Desa
Pampang Dua dan Desa Kuala Rosan". Ungkap Brigadir Hemi didepan
rekannya Brigadir Febri, Bapak Camat Meliau, Danramil Meliau, Pihak BPBD
kabupaten Sanggau, dan warga masyarakat binaannya.
Selanjutnya Brigadir Febri membenarkan pernyataan
yang telah diungkapkan oleh rekannya Brigadir Hemi Khoirul Anam bahwa,
"Sebelumnya saya mohon maaf bila bantuan yang ada dihadapan kita ini
akan berkurang jumlahnya untuk bapak-bapak, ibu-ibu, saudara dan saudari
sekalian karena dari kemarin hingga saat ini saya dan bapak Camat Meliau
mendapatkan informasi dari warga masyarakat Pampang Dua dan Kuala Rosan bahwa
mereka saat ini juga sedang membutuhkan bantuan karena mereka juga tertimpa
musibah sama seperti yang kita alamai saat ini, yakni bencana banjir bandang
dan kondisi tempat mereka lebih memprihatinkan dari pada kondisi di Dusun
Sengkuang Daok, dan kami juga kesulitan untuk menempuh ke lokasi tersebut
mengingat arus sungai yg cukup deras dan jarak tempuh yang sangat jauh, oleh
karenanya sudi kiranya bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudari disini dapat
saling berbagi kebutuhan logistik terhadap mereka, disinilah kita diuji oleh
Tuhan Yang Maha Kuasa dan disini pula kita dapat mempererat tali silaturahmi
dan persaudaraan kita, bak ibarat kata ringan sama dijinjing berat sama
dipikul", ungkap Brigadir Febri dengan penuh harap.
Pada momen tersebut warga masyarakat Dusun Sengkung Daok
secara umum setuju akan permohonan Brigadir Febri dan permohonan Brigadir
Hemi. Secara sepontan Bapak Vicky Ludovicus, S.T, M.T. Selaku Kabid
Kedaruratan dan Logistok BPBD Kabupaten Sanggau berkata, "Meskipun
kesehatan saya saat ini kurang baik, namun saya merasa senang, bangga, dan
terharu akan apa yang telah saya lihat secara langsung, jujur saja saya merasa
senang karena meskipun kondisi saya kurang memungkinkan untuk turun langsung
kelapangan tapi dengan niat yang tulus ikhlas saya dapat menginjakkan kedua
kaki saya untuk hadir ditengah bapak-bapak, ibu-ibu, dan saudara-saudari
sekalian, saya bangga melihat kekompakan antara Pemerintah (Kecamatan Meliau),
Polri (Polsek Meliau) , TNI (Koramil Meliau), dan warga masyarakat Meliau
khususnya warga Dusun Sengkuang Daok karena telah kompak, peduli akan sesama,
dan saling bahu membahu bekerja sama menanggulangi bencana banjir ini, dan saya
merasa terharu akan kerjasama Bhaninkamtibmas Polsek Meliau, dan kerelaan warga
Dusun Sengkuang Daok yang telah peduli dengan warga dusun serta desa lainnya
dengan mengedepankan Nilai Kemanusiaan, inilah sinergitas", ungkap Bapak
Vicky Ludovicus, S.T, M.T. Selaku Kabid Kedaruratan dan Logistok BPBD
Kabupaten Sanggau.
Selanjutnya Kapolsek Meliau, yakni Bapak Iptu M.R.
Pardosi, S.H. membenarkan bahwa, "Saya bangga akan Meliau, kenapa?
Karena Meliau itu kuat dan kompak karena kemajemukan dan indah karena
keberagaman namun tetap satu yakni NKRI, dimana pemerintahan, TNI, Polri, dan
semua warga masyarakatnya merasa saling miliki dan saling peduli. Saya selaku
Kapolsek Meliau juga merasa bangga memiliki anggota yang tanggap dan peduli
akan kendala warga masyarakatnya terutama bencana banjir yang sedang terjadi
seperti sekarang ini, dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, rasa tulus
ikhlas, dan tetap bersinergi dengan seluruh komponen yang ada, inilah Ujung
Tombak Polri dan sekaligus Garda Terdepan Polri dalam mengangkat dan
mengembalikan Citra Baik Institusi Polri dimata masyarakat, sesuai dengan
program Pimpinan kami Bapak Kapolri, Bapak Kapolda Kalbar, dan Bapak Kapolres
Sanggau, Maju dan Jaya selalu Polri untuk Indonesia", tegas Kapolsek
Meliau dengan penuh semangat
Penulis : F. Febri Tri
Suhardi, S.Pd
Publish : Humas Polres Sanggau







