Polres Sanggau - Polsek Beduai terus menunjukkan komitmennya dalam
mendukung program ketahanan pangan nasional melalui perawatan intensif lahan
Demplot IV dan Demplot V pasca penanaman serentak. Kegiatan tersebut
dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai,
berlokasi di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten
Sanggau.
Perawatan lahan demplot seluas satu hektare ini dilakukan sebagai upaya
memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal setelah fase penanaman.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan langsung oleh personel Polsek Beduai
dengan mengedepankan prinsip pertanian berkelanjutan dan perawatan rutin.
Adapun kegiatan perawatan yang dilakukan meliputi penyemprotan racun
gulma jenis Paratop di Demplot V untuk menekan pertumbuhan tanaman pengganggu
yang berada di bawah tanaman jagung. Langkah ini dinilai penting guna mencegah
persaingan unsur hara yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman utama.
Selain itu, personel Polsek Beduai juga melakukan pembersihan daun-daun
jagung yang berada di bawah tongkol. Tindakan tersebut bertujuan meminimalkan
potensi serangan hama, khususnya tikus, yang kerap bersarang di area lembap dan
tertutup pada bagian bawah tanaman.
Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana, SH menyampaikan bahwa kegiatan
perawatan demplot ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung
sektor pertanian di wilayah hukum Polsek Beduai. Menurutnya, keberhasilan
tanaman jagung sangat bergantung pada konsistensi perawatan sejak awal masa
tanam.
“Perawatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk keseriusan kami
dalam memastikan tanaman tumbuh sehat dan produktif. Demplot ini diharapkan
dapat menjadi contoh pengelolaan lahan pertanian yang baik bagi masyarakat
sekitar,” ujar AKP Heri Triyana.
Ia menambahkan bahwa pengecekan dan perawatan lahan Demplot IV dan V
dilakukan secara rutin setiap hari. Hal tersebut bertujuan untuk mendeteksi
secara dini potensi gangguan, baik dari gulma, hama, maupun faktor lingkungan
lainnya yang dapat memengaruhi hasil panen.
“Dengan perawatan yang terjadwal dan berkelanjutan, kami optimistis
hasil panen nantinya dapat maksimal serta memberikan manfaat nyata bagi
ketahanan pangan di Kecamatan Beduai,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung di
kedua demplot tersebut terpantau tumbuh subur dan baik. Daun tanaman tampak
hijau segar, serta perkembangan tongkol menunjukkan progres yang positif.
Keberadaan Demplot IV dan Demplot V Polsek Beduai di Dusun Timaga menjadi wujud sinergi antara Polri dan sektor pertanian. Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada edukasi dan pendampingan pertanian yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini,
Polsek Beduai berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan
pangan daerah, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran
aktif Polri dalam mendukung kesejahteraan dan pembangunan di wilayah pedesaan.
(Dny Ard / Humas Res Sgu)



