Polres Sanggau - Di tengah
kondisi kabut asap yang masih melanda sejumlah wilayah Kalimantan Barat, Polsek
Meliau menggelar Sholat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar bersama memohon turunnya
hujan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Polsek Meliau, Kabupaten
Sanggau, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Sholat Istisqa dilaksanakan
dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama
terhadap kondisi lingkungan dan dampak kabut asap yang dirasakan masyarakat,
khususnya di Kecamatan Meliau. Sekitar 200 peserta hadir dalam kegiatan
tersebut, terdiri atas personel Polsek Meliau, Bhayangkari Ranting Meliau,
tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar tingkat SMA, serta stakeholder terkait.
Sebelum pelaksanaan ibadah,
panitia bersama personel Polsek Meliau membagikan masker kepada para peserta.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan
masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya perlindungan diri di tengah kondisi
udara yang terdampak kabut asap.
Bertindak sebagai imam dalam
Sholat Istisqa yakni Ustd. Rahmadani selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan
Meliau. Sementara khotbah disampaikan KH. Rinto, S.H., selaku Kepala KUA
sekaligus Ketua MUI Kecamatan Meliau.
KH. Rinto menyampaikan apresiasi
kepada Polsek Meliau yang telah menginisiasi pelaksanaan Sholat Istisqa. Ia
berharap ikhtiar tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan
sekaligus memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan kondisi
kabut asap dapat berakhir.
“Terima kasih kepada Polsek
Meliau yang telah menginisiasi kegiatan ini. Semoga niat baik dan ikhtiar kita
bersama diijabah Allah SWT dengan turunnya hujan, sehingga bencana kabut asap
dapat segera berakhir,” ujar KH. Rinto dalam khotbahnya.
Ia juga mengajak seluruh
masyarakat menjadikan kondisi tersebut sebagai momentum untuk semakin
meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, menjaga bumi dari
kerusakan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui
perilaku sehari-hari.
Kapolsek Meliau mengungkapkan,
pelaksanaan Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual yang dilakukan
bersama masyarakat di tengah kondisi kabut asap. Selain berdoa, menurutnya,
masyarakat juga harus melakukan langkah nyata untuk mencegah terjadinya
kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengucapkan terima kasih
kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan bersama-sama mengikuti Sholat
Istisqa. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT
agar hujan segera turun dan kondisi kabut asap dapat berakhir,” kata Iptu
Supar.
Dirina menegaskan, kepedulian
terhadap kesehatan dan lingkungan harus berjalan beriringan. Masyarakat diimbau
tetap menjaga kondisi kesehatan selama kabut asap berlangsung serta menghindari
aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pembukaan lahan dengan
cara membakar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat
untuk saling bekerja sama, bersinergi dan berkolaborasi mencegah karhutla.
Jangan melakukan pembakaran lahan yang dapat memperburuk kondisi asap. Setiap
orang memiliki peran dalam menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari
dampak kebakaran,” tegas Iptu Supar.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek
Meliau berharap semangat kebersamaan antara kepolisian, tokoh agama, tokoh
masyarakat, pelajar dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Ikhtiar melalui
doa diharapkan berjalan seiring dengan tindakan nyata untuk mencegah karhutla,
menjaga kesehatan, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi
masyarakat.
Kegiatan
Sholat Istisqa berlangsung dengan tertib dan khidmat. Polsek Meliau bersama
seluruh stakeholder terkait akan terus mendorong kesadaran masyarakat untuk
menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla, dengan
harapan kabut asap segera berakhir dan masyarakat dapat kembali menjalankan
aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



