Polres Sanggau - Tumpukan
jangkos atau tandan kosong kelapa sawit di area pabrik PT GKM, Dusun Sotok,
Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, terbakar pada
Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Kebakaran tersebut langsung mendapat
penanganan setelah api diketahui muncul dari salah satu tumpukan jangkos di
kawasan pabrik.
Informasi awal kebakaran diterima oleh
petugas keamanan PT GKM, Andi Mukhlis (37), setelah mendapat laporan dari
masyarakat sekitar yang melihat kobaran api keluar dari tumpukan jangkos. Api
kemudian dengan cepat menjalar ke tumpukan jangkos lainnya sehingga kobaran
membesar dan berpotensi meluas di area pabrik.
Mengetahui kejadian tersebut, Andi Mukhlis
segera menghubungi Humas PT GKM, Medi Iskandar (44), sekaligus meminta bantuan
warga sekitar dan pihak perusahaan. Sejumlah peralatan pemadam kemudian
dikerahkan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran merambat ke bagian
lain di kawasan pabrik.
Polsek Sekayam yang menerima laporan langsung
bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Pemadaman dipimpin
Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., dengan melibatkan personel
Polsek Sekayam, personel BKO Pas Brimob II Korps Brimob Polri, karyawan PT GKM,
serta masyarakat sekitar.
Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan
satu unit alat berat excavator milik PT GKM untuk mengurai dan memisahkan
tumpukan jangkos yang terbakar. Langkah tersebut dilakukan agar sumber api
lebih mudah dijangkau sekaligus mencegah penjalaran api ke tumpukan lainnya.
Selain alat berat, pemadaman juga didukung
satu unit kendaraan roda empat Polsek Sekayam dan delapan unit kendaraan roda
enam milik PT GKM yang dilengkapi peralatan pemadam kebakaran. Petugas turut
mengoperasikan satu unit mesin Robin milik Polsek Sekayam serta tiga unit mesin
Robin milik PT GKM.
Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno mengatakan,
penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan pengendalian titik
api dan pencegahan agar kobaran tidak meluas ke area lainnya.
“Begitu menerima informasi, personel langsung
kami arahkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Kami bersinergi dengan
pihak perusahaan, personel BKO Brimob, serta masyarakat agar api dapat dikendalikan
dan tidak meluas,” ujar AKP Sutikno.
Menurutnya, selain melakukan pemadaman,
personel Polsek Sekayam juga melaksanakan pengumpulan bahan keterangan dan
pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Polisi juga berkoordinasi dengan manajemen
PT GKM untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan secara terpadu.
“Kami juga melakukan pengumpulan bahan
keterangan untuk mengetahui rangkaian kejadian. Penyebab munculnya api belum
dapat dipastikan, sehingga Unit Reskrim akan melakukan penyelidikan lebih lanjut
berdasarkan fakta dan keterangan yang ditemukan di lapangan,” katanya.
Polsek Sekayam memastikan penanganan tidak
berhenti pada upaya pemadaman. Petugas juga melakukan koordinasi dengan pihak
manajemen PT GKM serta mengarahkan Unit Reskrim untuk melakukan investigasi
guna mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tumpukan jangkos tersebut.
Hingga
penanganan dilakukan, penyebab awal munculnya api masih belum diketahui dan
tidak dapat disimpulkan sebelum proses penyelidikan selesai. Polisi mengimbau
seluruh pihak di sekitar area perkebunan dan industri kelapa sawit untuk
meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada musim
kemarau, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda munculnya api. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



